Rabu, 22 Juli 2015

Diam



Diam
Diam dalam kesedihan
Diam dalam keterpurukan
Diam dalam kekhawatiran
Diam dalam kedongkolan
Diam dalam keinginan
Diam dalam ketakutan
Diam dalam kebimbangan
Diam dalam kemarahan
Diam dalam kesesakan akibat tangis yang tertahan
Diam dalam diam yang ku tak tahu lagi wujudnya seperti apa
Haruskah sesulit ini mencinta dan dicinta ?
Seberapa mampu lagi kesabaran yang harus aku tahan ?
Seberapa banyak lagi keinginan yang harus ku kubur dalam-dalam ?
Seberapa sering lagi hujan air mata itu mengguyur pipi mulusku ?
Seberapa sering lagi kecemburuan itu muncul ?
Mungkin hanya diam yang akan menjawab
9 Januari 2015

Sepi



Sepi

Hangatnya mentari mengintip di ufuk timur
Embun memudar di antara daun
Sejuk masih terasa mencabik tubuh
Kicauan burung bersahut-sahutan
Merdu
Tapi tak terasa di hati seseorang yang hampa
Hampa akan sosok berlian
Berlian yang memberikan matahari dan bulan
Berlian kemanakah kau menghilang ?
Berlian mengapa tinggalkan aku dalam sepi ?
Tahukah kau berlian ?
Kini aku merasa sepi di tengah keramaian
Sepi akan kilauan cahayamu
Kajian Pembelajaran Sastra
Maret 2015